Tumblr Mouse Cursors
ViM created by YOUTHFULLY
Thought via Path Buat yg MASIH DUKUNG PRABOWO, baca ini.!! Semoga mata Hati anda akan terbuka.! http://midjournal.com/2014/04/logika-bebal-zarry-hendrik/ with 🐬 iNtan – Read on Path.

Thought via Path

Buat yg MASIH DUKUNG PRABOWO, baca ini.!!
Semoga mata Hati anda akan terbuka.!

http://midjournal.com/2014/04/logika-bebal-zarry-hendrik/ with 🐬 iNtan – Read on Path.

Duh Gusti ALLAH SWT. Bahan UjiyaaaannnE.! Semangat.! Ad sang kekasih hati yg selalu membantu ~~> mengerjakan😘😘 with 🐬 iNtan – View on Path.
Thought via Path SelebTwit @zarryhendrik TUTUP AKUN twitter, karena ini ~~~> KENAPA GUE DUKUNG PRABOWO? Teman-teman mungkin sudah tahu, gue bukan orang yang jago soal politik. Tapi kalo namanya sekumpulan cowok lagi duduk bareng, ya selain ngomongin bola, pasti juga ada ngomongin politik. Walaupun lebih banyak sotoy-nya kali ya. Heheeee…. Suka ngomongin politik kan belum tentu gue adalah pengamat politik yang suka nongol di TV. Gue akui, gue nggak jago ngomong politik. Gue mungkin hanya berada di dalam posisi yang sama dengan beberapa teman, yaitu tidak mau membutakan diri dari politik. Gue cukup senang nonton berita seputar politik. Gue cukup menikmati ketika duduk bareng temen, dan ngebahas politik. Mau mendengar topik tentang politik menurut gue, itu #lakibanget. #halah Belakangan ini mungkin juga teman-teman sudah tahu di Twitter kan gue sering ngetwit yang berbau dukungan untuk Prabowo jadi presiden. Ada yang suka, ada yang enggak. Ya nggak apa-apa, ya namanya juga pendapat, ya namanya juga Twitter. Tapi gue rasa gue perlu menjelaskan kenapa gue dukung Prabowo jadi presiden. Ya tentu alasan ini adalah alasan pribadi gue, kacamata gue memandang sosok Prabowo di mata gue. Awal mulanya, gue penasaran sama tokoh-tokoh muda nan keren yang belakangan muncul di belantika politik tanah air. Mereka adalah Jokowi, Ahok, dan Ridwan Kamil. Ketiga tokoh tersebut berhasil mencuri perhatian lebih di dalam diri gue untuk lebih melek soal politik di tanah air. Nggak cuma nonton berita di TV, ngangguk-ngangguk sama twit berita, ikutan ceplas-ceplos, selesai. Maksud dari mencuri perhatian lebih adalah gue jadi niat untuk cari tahu lebih dalam soal mereka. Gue googling, gue baca satu persatu artikel berita tentang mereka, berjelajah di satu persatu blog dan lain sebagainya. Dari yang awal mulanya tertarik sama tokoh-tokoh keren itu, tiba-tiba perhatian gue meluas ke segala hal yang berbau politik di Indonesia pada zaman ini. Sampai pada akhirnya, gue menemukan satu partai yang menurut gue, ini partai kok keren banget ya.. dan partai itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Gerindra. Ahok dan Ridwan Kamil adalah dua tokoh muda terkeren yang diusung oleh Partai Gerindra. Kedua tokoh tersebut, menurut gue sa’ik. Ridwan Kamil, dengan segala konsepnya, programnya, kesantaiannya, kehumorisannya, keasyikannya, segala-segala yang dia lakukan untuk kota Bandung, gue dibuat takjub. Dan secara subjektif gue suka beliau karena beliau YNWA juga ternyata. Hihihihihi… Lain lagi sama Ahok. Gue suka Ahok karena dia religius, tegas, punya integritas, berani bicara untuk kebaikan, sekalipun dia berasal dari kaum minoritas di Indonesia. Beberapa komentarnya di media, cukup membuat gue tertarik untuk mengikuti jejak Ahok. Apalagi soal video di youtube yang menampilkan rekaman dia rapat ngebahas DKI, terus dia marah-marah, itu cukup buat gue menilai bahwasanya, politik juga bisa seksi. #halah Ridwan Kamil dan Ahok, keduanya masih dan semoga akan terus terbukti bersih dan berani. Keduanya diusung oleh Partai Gerindra. Gue penasaran dong.. Partai Gerindra itu gimana sih.. Lalu gue berjelajah lah ke website Partai Gerindra, ke Facebook-nya, ke akun Twitter-nya, youtube-nya, terus ada lagi namanya GerindraTV, dan reaksi gue, “wah ini partai oke punya!” Di sini gue nggak mau bicara banyak soal Partai Gerindra. Gue pengennya lo yang berjelajah mencari tau apa itu Gerindra, gimana, dan bakal gimana untuk Indonesia. Di sini gue cuma bisa bilang sebagai orang yang biasa-biasa aja ngerti politik, bahwa Partai Gerindra itu partai keren. Kalo mau tau kenapa gue bilang keren, ya coba lo berjelajah seperti atau lebih daripada gue berjelajah. Cerita dikit ya.. Jadi gue kenal salah satu orang, katakanlah dia bro gue, dia adalah salah satu orang yang bekerja untuk Prabowo. Sepengenalan gue, bro gue ini adalah asisten pribadinya Prabowo. Sempet nggak nyangka, karena penampilannya sederhana, dan kalo ngomong asik banget. Di benak gue, kalo gue jadi asisten pribadinya Prabowo, gue sih nampang. Hahahaha… Tapi bro gue ini, dia humble parah. Dengan kerendahan hatinya, dia memukau gue dan banyak orang. Dia adalah lulusan terbaik di bidangnya, sosok yang jenius, yang buat gue nggak perlu bertanya-tanya lagi, kenapa Prabowo mau memperkerjakan dirinya. Dari dia, gue sempet tanya-tanya soal sosok Prabowo, pengalamannya kerja sama Prabowo, dan lain-lain. Ada satu cerita dia yang menarik. Yaitu ketika dia mendampingi Prabowo pergi ke suatu tempat naik pesawat, dia kasih ke Prabowo buku yang dipesan Prabowo. Kemudian saat turun pesawat, Prabowo kasih buku itu lagi ke dia. Terus dia tanya, “loh, katanya bapak mau baca?” Lalu Prabowo jawab, “ya sudah selesai.” Dari bro gue itu, gue tahu kalo Prabowo adalah sosok yang menyimpan ratusan atau mungkin ribuan buku di kepalanya. Di kediaman Prabowo, ada ribuan buku berjejer di rak. Dan sebagian besar, sudah dibaca. Dalam hati gue, “boleh juga nih Prabowo.” Mulai dari pilgub kemaren, banyak masyarakat jadi jatuh cinta sama politik. Mungkin karena media juga cukup ‘niat’ untuk membuat kita para penonton jatuh cinta pada sajian konten-konten politik. Di social media, politik juga bagai topik menarik yang nggak ada matinya. Satu persatu akun berkomentar bebas soal pandangannya perihal politik, dan aksi-aksi tokoh politik. Gue adalah salah satu orangnya. Tapi gue nggak mau semata-mata pengen dibilang korban media. Gue pengen tau lebih jauh soal politik, dan tentunya, soal siapa yang gue pilih jadi presiden. Dan masih tetap pada pilihan gue, gue dukung Prabowo jadi presiden. Seperti halnya ke Ridwan Kamil dan Ahok, gue juga penasaran lah sama sosok Prabowo. Beberapa pengalaman dari bro gue tadi cukup merangsang gue untuk kembali berjelajah mencari tahu, “apa sih hebatnya Prabowo?” Gue juga diskusi dengan beberapa teman, baik yang pro Prabowo, maupun yang kontra Prabowo. Pertama-tama, gue bingung. Gue bingung, mau ikut yang pro atau yang kontra. Gue bingung, mau percaya yang pro, atau yang kontra. Tapi setelah gue pikir-pikir, gue nggak bisa dong mengambil suatu pilihan karena gue ikut-ikutan. Gue rasa gue perlu mengambil keputusan sendiri di dalam memilih. Bukankah itu yang dimaksudkan bahwa pemilih itu harus dewasa? Ya inilah mungkin cara gue menjadi pemilih yang dewasa, yaitu pemilih yang mampu menentukan pilihannya sendiri, bukan karena sekadar ikut-ikutan. Akhirnya, setelah proses yang panjang, gue mengambil sikap untuk dukung Prabowo jadi presiden. Kenapa? Ini alasannya…. Pertama, KARENA PRABOWO MEMPRODUKSI PARTAI GERINDRA. Partai Gerindra adalah partai keren yang gue akui, lebih keren dari gue. (#halah) Partai Gerindra adalah partai yang dibentuk Prabowo untuk memberi perubahan (kalo kata Prabowo: Perobahan) untuk Indonesia. Gue melihat, dari Partai Gerindra ini, Prabowo berusaha melangkah lebih jauh untuk membawa niatnya, yaitu men-sejahterakan rakyat Indonesia, memajukan Indonesia, melestarikan orang-orang hebat di Indonesia, dan tentunya, berdikari dan berdiri di tanah air sendiri, dan tidak lagi diinjak-injak oleh pihak asing, tidak lagi melempem oleh intervensi-intervensi asing yang mempunyai kepentingan di tanah kita. Gerindra melarang kadernya untuk studi banding ke luar negeri. Gerindra diakui sebagai partai politik yang paling transparan. Penjaringan caleg Gerindra juga terbuka. Gerindra punya program aksi yang terukur untuk Indonesia. Gerindra peduli pada TKI di luar. Dan logo Gerindra adalah burung, sama kayak Liverpool. (oke abaikan yang terakhir). Ya masih banyak lagi tentunya info-info positif tentang Gerindra, tapi biarlah teman-teman cari tahu sendiri. Yang jelas di sini gue melihat bahwa partai merupakan cerminan dari pemimpinnya. Kalo partainya jelek, maka pemimpinnya jelek. Tapi kalo partainya bagus, maka pemimpinnya juga bagus. Logika orang keren sih gitu. #halahorangkeren Kedua, KARENA PRABOWO NASIONALIS DAN CINTA MERAH PUTIH Ah, ini… pemimpin yang nasionalis yang senasionalis Prabowo yang gue nggak dapet di kandidat-kandidat capres lain. Ya katakanlah mereka juga nasionalis. Tapi yang senasionalis Prabowo, gue rasa yang lain minder sama Prabowo. Masing-masing warga Negara Indonesia tentunya punya caranya masing-masing di dalam mencintai bangsa ini. Gue punya cara gue sendiri, lo juga punya cara lo sendiri. Begitupun Prabowo, dia juga punya caranya sendiri. Dan dari penelusuran gue, gue jatuh cinta pada cara Prabowo jatuh cinta pada tanah air ini. Gini, gue baca kan tuh, yaitu soal Prabowo memilih untuk menolak tawarannya kuliah di George Washington University. Padahal waktu itu, dia pelajar terbaik di American University di London. Gimana ceritanya tuh jadi pelajar terbaik, tapi di London? Oke singkat cerita, ditolaklah tawaran itu sama Prabowo, karena dia lebih pengen masuk akademi militer. Dia bilang, “ayah berikan saya nama Subianto. Seorang pejuang. Saya ingin membela negara saya. Jika perlu, darah saya untuk merah putih.” Membaca kalimat itu, gue mencoba meniru. Gue ngomong ke gebetan gue, “mama berikan aku nama Zarry. Artinya adalah princess. Aku ingin memperlakukan kamu layaknya princess. Jika perlu, nama belakang aku untuk kamu.” Kemudian gebetan gue kejang-kejang. #okeabaikanini Lupakan gebetan gue, dan kembali ngomongin Prabowo. Intinya, ada banyak fakta untuk gue tau bahwa Prabowo cinta sekali sama Indonesia. Dia bangga sekali jadi prajurit Indonesia, berdarah buat Indonesia. Prabowo mengibarkan bendera merah putih di Everest, itu juga karena dia cinta sama Indonesia. Dia ingin merah putih berkibar terus. Dia sayang sama aset-aset Indonesia, dia ingin melindungi Indonesia, menjaga kedaulatan dan persatuan Indonesia, merawat keragaman budaya dan agama di Indonesia. Itu yang gue tangkep dari cara dia berkarir, mulai dari masuk AKMIL, jadi kopassus, mukanya dicoreng-coreng, ikut perang sana-sini, jadi pengusaha, jadi ketua silat, jadi ketua tani, sampe akhirnya bikin partai. Menurut gue, dia ingin menuntaskan perjuangannya ini sebagai presiden. Selama ini dia melihat Indonesia bukan malah bangkit, malah semakin kendor. Dia melihat dirinya, dan panggilan di dalam dirinya, bahwa dia bisa berjuang dengan tumpah darah bahkan, sebagai presiden Indonesia. Ciyeeee Prabowo… #halah Ketiga, KARENA PRABOWO BERANI DAN TEGAS, BAIK PADA KORUPTOR, MAUPUN PADA PIHAK ASING Belakangan ini gue udah kenyang sama berita-berita soal korupsi. Si anu korupsi, duitnya dikasih ke cewek-cewek, terus ditangkep. Haduh, capek.. Capek liat cewek-cewek para koruptor kok cakep-cakep (#ikiopoooooo). Ya gitu deh.. permasalahan Indonesia ini korupsi di mana-mana. Adanya KPK, cukup bikin ngeri mereka yang korupsi. Tapi gue pikir, Indonesia perlu sosok yang lebih tegas untuk memberantas korupsi sampe ke akar-akar. Indonesia butuh pemimpin yang lebih dari santun, lebih dari blusukan, tetapi juga berani mengambil langkah konkrit untuk menindak para koruptor. Indonesia butuh pemimpin yang bisa melindungi KPK. Kemudian gue melihat sosok Prabowo yang kayak begitu. Mendirikan partai yang tegas dan transparan menentang korupsi, menjadi pribadi yang berkobar-kobar saat bicara, yang mengundang segan dan takut bagi mereka yang punya niat bersenang-senang dari uang rakyat. Prabowo, sepenglihatan gue, dia nggak punya catatan korupsi. Ada niat korupsi, gue rasa enggak. Gue rasa dia udah kaya. Dan yang gue liat, dia nggak pengen kaya sendirian. Dia juga pengen kita punya penghasilan yang mantap. Itulah kenapa dia mengusung ekonomi kerakyatan. Dan dari penjelasan dia yang gue liat di youtube, tentang kebocoran uang Negara sampe 1000 triliun, gue melongok. Kok bisa aja dia bikin tim untuk bisa meng-identifikasi kebocoran itu, bahkan dia punya solusi untuk ke depannya gimana bikin maju ekonomi bangsa. Ya lo cek aja sendiri video di youtube soal 1000 triliun itu. Soal pihak-pihak asing, ini juga ngaco nih.. Itulah kenapa gue pikir Prabowo pantes jadi presiden, ya untuk menindak-tegas pihak-pihak asing yang punya kepentingan di Negara kita, tapi merugikan kita. Belum lama ini, kita denger soal penyadapan HP presiden dan ibu presiden. Menurut gue, reaksi SBY kurang asoy ah.. Bakal beda gue rasa kalo yang digituin Prabowo. Lain lagi soal perusahaan-perusahaan asing yang roman-romannya kok seneng ngisi perut mereka pake keringat kita. Lah alam kita yang kaya, kok yang tambah kaya mereka? Nah mereka nggak boleh terus-terusan keenakan begini. Kita butuh pemimpin yang berani dan tegas mengatur keberadaan mereka di tanah kita, atau bila perlu berani mengusir mereka yang hendak mencuri kekayaan kita. Berkali-kali Prabowo bilang, dia ingin bersama dengan kita menghendaki bahwa bangsa ini menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat secara ekonomi dan berdaulat secara politik, tidak diinjak-injak, tidak menjadi budak, tidak menjadi kacung bangsa lain. Apa yang dia bilang ini, tegas banget. Dan menurut gue, ada rasa ketidak-betahan dia pada apa yang terjadi selama ini, di Indonesia. Itulah juga, kenapa gue dukung Prabowo. Dari ketiga alasan di atas, gue nggak bermaksud untuk teman-teman ikut-ikutan sama pilihan gue. Ya ini dari kacamata gue yang pro-Prabowo. Teman-teman juga boleh lihat dari kacamata yang kontra Prabowo. Di sini gue cuma pengen mendorong teman-teman, untuk menemukan pilihan sendiri, bukan dari sekadar ikut-ikutan, bukan karena terbuai oleh isu dan sesuatu yang baru cuma katanya-katanya. Gue bukan orang yang bisa membaca masadepan bangsa, tapi gue punya semangat untuk melihat Indonesia bangkit dan menjadi lebih baik di masadepan. Mendukung Prabowo adalah salah satu semangat gue. Ada pun gue mengetahui soal isu yang mengatakan Prabowo terlibat di dalam tragedi penculikan aktivis. Naaaah… ini ada ngeri-ngerinya gue ngomongin ini. Karena ini isu yang sensitif. Tapi gue harap teman-teman mengerti, bahwa gue hanya bicara sebagai gue apa adanya. Tidak bermaksud menjelaskan bahwa gue tau betul apa yang terjadi di tahun 1998. Gini…. Gue baca satu persatu tulisan tentang tuduhan Prabowo di kasus penculikan aktivis, dan pada kenyataan yang gue temukan, tidak ada bukti yang membuktikan Prabowo bersalah. Buktinya jelas, yaitu Prabowo tidak dipenjara. Soal Prabowo diberhentikan dari jabatan, gue berpendapat bahwa pada waktu itu ada situasi dan kondisi yang tidak gue alami, yaitu situasi dan kondisi politik yang berat dialami oleh Prabowo, yang menyebabkan dia diberhentikan dari jabatannya. Soal Prabowo ke Yordania, ada yang bilang Prabowo kabur, ada yang bilang Prabowo menenangkan diri dari fitnah, tapi di sini gue cuma bisa berpendapat, situasi dan kondisi pada saat itu adalah situasi dan kondisi yang berat untuk Prabowo, di mana ke Yordania adalah keputusan yang diambil Prabowo. Gue tidak tahu, karena memang Prabowo belum dihukum sebagai seorang penculik. Tapi yang gue tangkep, dia telah mengambil tanggung jawab sebagaimana posisi dan integritas dia dalam militer. Secara pribadi, gue berharap bahwa kasus ini dapat terungkap. Gue turut berbelasungkawa terhadap keluarga dan korban penculikan. Kalau memang Prabowo bersalah pada kasus itu, gue harap Prabowo dapat dihukum setimpal sesuai perbuatannya. Bahkan menurut gue, tidak hanya korban, bahkan Prabowo juga butuh peradilan soal ini. Hanya saja, Prabowo punya integritas diri di dalam kasus ini, dan gue berharap, dia sedang melangkah untuk mencari keadilan itu. Di sini, gue percaya, bahwa kesimpang-siuran ini bukanlah sesuatu yang dapat dibuktikan seperti membalik telapak tangan. Berikut link tentang komentar Alm Munir tentang Prabowo: http://youtu.be/0bZsKVZSTRw Apabila Prabowo menjadi presiden, gue justru berpikir, ini akan bisa mengembalikan kita ke keadilan itu. Gue membayangkan, kalo misalnya Prabowo jadi presiden, bukankah itu akan menambah-kobarkan semangat kita untuk melawan lupa? Secara dia presiden kita, nongol terus entar di TV dan koran, yang ada kita malah keinget sama kasus itu bukan? Nah, kalo Prabowo gagal menjadi presiden, bukankah keadilan itu malah akan semakin tenggelam? Apabila Prabowo gagal jadi presiden, maka akan ke mana kasus itu? Siapa yang dapat mengusut dan menuntaskan keadilan itu? Bukankah justru, ketika Prabowo menjadi presiden, kasus itu akan membuat kita mengingatnya terus, bertanya-tanya terus? Bukankah ketika kita semakin sering melihat Prabowo, kita akan semakin sering menagih keadilan itu? Maka dari itu gue berpikir, yaitu ketika Prabowo menjadi sorotan Indonesia saat dia sebagai presiden, keadilan itu tidak hanya akan teringat-ingat saja, tetapi semoga bisa terbuka pelan-pelan. Sekali lagi, gue masih tidak tahu, apakah Prabowo bersalah atau tidak. Ini dari kacamata gue aja sebagai anak bangsa yang bukan orang hebat. Tetapi entah kenapa gue berpikir, ada kekuatan-kekuatan yang berusaha menenggelamkan Prabowo bersama dengan kasus itu. Supaya kasus itu hanya terus menjadi kesimpang-siuran yang abadi, yang tidak terlupakan, tetapi tidak terungkapkan. Pikiran gue ini tentu saja mungkin salah, karena gue hanya berpikir. Gue bukan orang yang jenius. Gue tidak melihat apa yang terjadi sebenarnya. Gue hanya berharap yang terbaik untuk kasus ini, dan terbaik untuk Indonesia. Terlepas dari kasus itu, gue lebih melihat Indonesia ke depan, Indonesia di masadepan. Lupa pada sejarah, itu tidak baik. Tetapi karena sejarah kita tidak maju, itu juga tidak baik. Maka dari itu, gue lebih concern sama program ke depan, yaitu program yang diusung Prabowo bersama Gerindra. Dari program-program yang ada, konsep-konsep yang dibentuk, kali ini gue memercayakan Prabowo untuk memimpin gue sebagai warga negara Indonesia, dan membawa gue ke kebangkitan Indonesia sebagai macan asia. Ada banyak pihak tentunya, yang tidak senang apabila Prabowo jadi presiden. Pihak-pihak yang mungkin akan tidak diuntungkan kalo Prabowo jadi presiden. Ada pula teman-teman yang takut kalo Prabowo jadi presiden. Tapi selain teman-teman, yang jelas negara-negara asing juga banyak yang kurang srek kalo Prabowo jadi presiden Indonesia. Ya, kita lihat aja nanti, siapa yang jadi presiden Indonesia untuk periode 2014-2019. Kalo gue sih, maunya Prabowo. Tapi kalo bukan Prabowo, ya gue tetap berdoa untuk siapapun dia yang terpilih sebagai presiden Indonesia, supaya dia bisa membawa Indonesia bangkit. Kini, masadepan Indonesia ada di tangan rakyatnya yang memilih. Gue sebagai warga Negara Indonesia, udah tau siapa yang gue pilih. Kalo lo? :) – Read on Path.

Thought via Path

SelebTwit @zarryhendrik TUTUP AKUN twitter, karena ini ~~~>

KENAPA GUE DUKUNG PRABOWO?
Teman-teman mungkin sudah tahu, gue bukan orang yang jago soal politik.

Tapi kalo namanya sekumpulan cowok lagi duduk bareng, ya selain ngomongin bola, pasti juga ada ngomongin politik.

Walaupun lebih banyak sotoy-nya kali ya. Heheeee….

Suka ngomongin politik kan belum tentu gue adalah pengamat politik yang suka nongol di TV. Gue akui, gue nggak jago ngomong politik.

Gue mungkin hanya berada di dalam posisi yang sama dengan beberapa teman, yaitu tidak mau membutakan diri dari politik.

Gue cukup senang nonton berita seputar politik. Gue cukup menikmati ketika duduk bareng temen, dan ngebahas politik. Mau mendengar topik tentang politik menurut gue, itu #lakibanget. #halah

Belakangan ini mungkin juga teman-teman sudah tahu di Twitter kan gue sering ngetwit yang berbau dukungan untuk Prabowo jadi presiden.

Ada yang suka, ada yang enggak. Ya nggak apa-apa, ya namanya juga pendapat, ya namanya juga Twitter.

Tapi gue rasa gue perlu menjelaskan kenapa gue dukung Prabowo jadi presiden. Ya tentu alasan ini adalah alasan pribadi gue, kacamata gue memandang sosok Prabowo di mata gue.

Awal mulanya, gue penasaran sama tokoh-tokoh muda nan keren yang belakangan muncul di belantika politik tanah air.

Mereka adalah Jokowi, Ahok, dan Ridwan Kamil. Ketiga tokoh tersebut berhasil mencuri perhatian lebih di dalam diri gue untuk lebih melek soal politik di tanah air.

Nggak cuma nonton berita di TV, ngangguk-ngangguk sama twit berita, ikutan ceplas-ceplos, selesai. Maksud dari mencuri perhatian lebih adalah gue jadi niat untuk cari tahu lebih dalam soal mereka.

Gue googling, gue baca satu persatu artikel berita tentang mereka, berjelajah di satu persatu blog dan lain sebagainya.

Dari yang awal mulanya tertarik sama tokoh-tokoh keren itu, tiba-tiba perhatian gue meluas ke segala hal yang berbau politik di Indonesia pada zaman ini.

Sampai pada akhirnya, gue menemukan satu partai yang menurut gue, ini partai kok keren banget ya.. dan partai itu adalah Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Gerindra.

Ahok dan Ridwan Kamil adalah dua tokoh muda terkeren yang diusung oleh Partai Gerindra.

Kedua tokoh tersebut, menurut gue sa’ik. Ridwan Kamil, dengan segala konsepnya, programnya, kesantaiannya, kehumorisannya, keasyikannya, segala-segala yang dia lakukan untuk kota Bandung, gue dibuat takjub.

Dan secara subjektif gue suka beliau karena beliau YNWA juga ternyata. Hihihihihi…

Lain lagi sama Ahok. Gue suka Ahok karena dia religius, tegas, punya integritas, berani bicara untuk kebaikan, sekalipun dia berasal dari kaum minoritas di Indonesia.

Beberapa komentarnya di media, cukup membuat gue tertarik untuk mengikuti jejak Ahok.

Apalagi soal video di youtube yang menampilkan rekaman dia rapat ngebahas DKI, terus dia marah-marah, itu cukup buat gue menilai bahwasanya, politik juga bisa seksi. #halah

Ridwan Kamil dan Ahok, keduanya masih dan semoga akan terus terbukti bersih dan berani. Keduanya diusung oleh Partai Gerindra.

Gue penasaran dong.. Partai Gerindra itu gimana sih.. Lalu gue berjelajah lah ke website Partai Gerindra, ke Facebook-nya, ke akun Twitter-nya, youtube-nya, terus ada lagi namanya GerindraTV, dan reaksi gue, “wah ini partai oke punya!” Di sini gue nggak mau bicara banyak soal Partai Gerindra.

Gue pengennya lo yang berjelajah mencari tau apa itu Gerindra, gimana, dan bakal gimana untuk Indonesia. Di sini gue cuma bisa bilang sebagai orang yang biasa-biasa aja ngerti politik, bahwa Partai Gerindra itu partai keren.

Kalo mau tau kenapa gue bilang keren, ya coba lo berjelajah seperti atau lebih daripada gue berjelajah.

Cerita dikit ya.. Jadi gue kenal salah satu orang, katakanlah dia bro gue, dia adalah salah satu orang yang bekerja untuk Prabowo.

Sepengenalan gue, bro gue ini adalah asisten pribadinya Prabowo. Sempet nggak nyangka, karena penampilannya sederhana, dan kalo ngomong asik banget.

Di benak gue, kalo gue jadi asisten pribadinya Prabowo, gue sih nampang. Hahahaha… Tapi bro gue ini, dia humble parah. Dengan kerendahan hatinya, dia memukau gue dan banyak orang.

Dia adalah lulusan terbaik di bidangnya, sosok yang jenius, yang buat gue nggak perlu bertanya-tanya lagi, kenapa Prabowo mau memperkerjakan dirinya. Dari dia, gue sempet tanya-tanya soal sosok Prabowo, pengalamannya kerja sama Prabowo, dan lain-lain.

Ada satu cerita dia yang menarik. Yaitu ketika dia mendampingi Prabowo pergi ke suatu tempat naik pesawat, dia kasih ke Prabowo buku yang dipesan Prabowo.

Kemudian saat turun pesawat, Prabowo kasih buku itu lagi ke dia. Terus dia tanya, “loh, katanya bapak mau baca?” Lalu Prabowo jawab, “ya sudah selesai.”
Dari bro gue itu, gue tahu kalo Prabowo adalah sosok yang menyimpan ratusan atau mungkin ribuan buku di kepalanya.

Di kediaman Prabowo, ada ribuan buku berjejer di rak. Dan sebagian besar, sudah dibaca. Dalam hati gue, “boleh juga nih Prabowo.”

Mulai dari pilgub kemaren, banyak masyarakat jadi jatuh cinta sama politik. Mungkin karena media juga cukup ‘niat’ untuk membuat kita para penonton jatuh cinta pada sajian konten-konten politik.

Di social media, politik juga bagai topik menarik yang nggak ada matinya. Satu persatu akun berkomentar bebas soal pandangannya perihal politik, dan aksi-aksi tokoh politik.

Gue adalah salah satu orangnya. Tapi gue nggak mau semata-mata pengen dibilang korban media. Gue pengen tau lebih jauh soal politik, dan tentunya, soal siapa yang gue pilih jadi presiden. Dan masih tetap pada pilihan gue, gue dukung Prabowo jadi presiden.

Seperti halnya ke Ridwan Kamil dan Ahok, gue juga penasaran lah sama sosok Prabowo. Beberapa pengalaman dari bro gue tadi cukup merangsang gue untuk kembali berjelajah mencari tahu, “apa sih hebatnya Prabowo?” Gue juga diskusi dengan beberapa teman, baik yang pro Prabowo, maupun yang kontra Prabowo. Pertama-tama, gue bingung.

Gue bingung, mau ikut yang pro atau yang kontra. Gue bingung, mau percaya yang pro, atau yang kontra.

Tapi setelah gue pikir-pikir, gue nggak bisa dong mengambil suatu pilihan karena gue ikut-ikutan.

Gue rasa gue perlu mengambil keputusan sendiri di dalam memilih. Bukankah itu yang dimaksudkan bahwa pemilih itu harus dewasa? Ya inilah mungkin cara gue menjadi pemilih yang dewasa, yaitu pemilih yang mampu menentukan pilihannya sendiri, bukan karena sekadar ikut-ikutan.

Akhirnya, setelah proses yang panjang, gue mengambil sikap untuk dukung Prabowo jadi presiden. Kenapa? Ini alasannya….

Pertama, KARENA PRABOWO MEMPRODUKSI PARTAI GERINDRA.
Partai Gerindra adalah partai keren yang gue akui, lebih keren dari gue.

(#halah) Partai Gerindra adalah partai yang dibentuk Prabowo untuk memberi perubahan (kalo kata Prabowo: Perobahan) untuk Indonesia.

Gue melihat, dari Partai Gerindra ini, Prabowo berusaha melangkah lebih jauh untuk membawa niatnya, yaitu men-sejahterakan rakyat Indonesia, memajukan Indonesia, melestarikan orang-orang hebat di Indonesia, dan tentunya, berdikari dan berdiri di tanah air sendiri, dan tidak lagi diinjak-injak oleh pihak asing, tidak lagi melempem oleh intervensi-intervensi asing yang mempunyai kepentingan di tanah kita.

Gerindra melarang kadernya untuk studi banding ke luar negeri. Gerindra diakui sebagai partai politik yang paling transparan. Penjaringan caleg Gerindra juga terbuka.

Gerindra punya program aksi yang terukur untuk Indonesia. Gerindra peduli pada TKI di luar. Dan logo Gerindra adalah burung, sama kayak Liverpool. (oke abaikan yang terakhir).

Ya masih banyak lagi tentunya info-info positif tentang Gerindra, tapi biarlah teman-teman cari tahu sendiri. Yang jelas di sini gue melihat bahwa partai merupakan cerminan dari pemimpinnya.

Kalo partainya jelek, maka pemimpinnya jelek. Tapi kalo partainya bagus, maka pemimpinnya juga bagus. Logika orang keren sih gitu. #halahorangkeren

Kedua, KARENA PRABOWO NASIONALIS DAN CINTA MERAH PUTIH
Ah, ini… pemimpin yang nasionalis yang senasionalis Prabowo yang gue nggak dapet di kandidat-kandidat capres lain. Ya katakanlah mereka juga nasionalis.

Tapi yang senasionalis Prabowo, gue rasa yang lain minder sama Prabowo.
Masing-masing warga Negara Indonesia tentunya punya caranya masing-masing di dalam mencintai bangsa ini.

Gue punya cara gue sendiri, lo juga punya cara lo sendiri. Begitupun Prabowo, dia juga punya caranya sendiri. Dan dari penelusuran gue, gue jatuh cinta pada cara Prabowo jatuh cinta pada tanah air ini.

Gini, gue baca kan tuh, yaitu soal Prabowo memilih untuk menolak tawarannya kuliah di George Washington University. Padahal waktu itu, dia pelajar terbaik di American University di London.

Gimana ceritanya tuh jadi pelajar terbaik, tapi di London? Oke singkat cerita, ditolaklah tawaran itu sama Prabowo, karena dia lebih pengen masuk akademi militer.

Dia bilang, “ayah berikan saya nama Subianto. Seorang pejuang. Saya ingin membela negara saya. Jika perlu, darah saya untuk merah putih.”

Membaca kalimat itu, gue mencoba meniru. Gue ngomong ke gebetan gue, “mama berikan aku nama Zarry. Artinya adalah princess.

Aku ingin memperlakukan kamu layaknya princess. Jika perlu, nama belakang aku untuk kamu.” Kemudian gebetan gue kejang-kejang. #okeabaikanini

Lupakan gebetan gue, dan kembali ngomongin Prabowo. Intinya, ada banyak fakta untuk gue tau bahwa Prabowo cinta sekali sama Indonesia. Dia bangga sekali jadi prajurit Indonesia, berdarah buat Indonesia.

Prabowo mengibarkan bendera merah putih di Everest, itu juga karena dia cinta sama Indonesia. Dia ingin merah putih berkibar terus.

Dia sayang sama aset-aset Indonesia, dia ingin melindungi Indonesia, menjaga kedaulatan dan persatuan Indonesia, merawat keragaman budaya dan agama di Indonesia.

Itu yang gue tangkep dari cara dia berkarir, mulai dari masuk AKMIL, jadi kopassus, mukanya dicoreng-coreng, ikut perang sana-sini, jadi pengusaha, jadi ketua silat, jadi ketua tani, sampe akhirnya bikin partai.

Menurut gue, dia ingin menuntaskan perjuangannya ini sebagai presiden. Selama ini dia melihat Indonesia bukan malah bangkit, malah semakin kendor. Dia melihat dirinya, dan panggilan di dalam dirinya, bahwa dia bisa berjuang dengan tumpah darah bahkan, sebagai presiden Indonesia. Ciyeeee Prabowo… #halah

Ketiga, KARENA PRABOWO BERANI DAN TEGAS, BAIK PADA KORUPTOR, MAUPUN PADA PIHAK ASING
Belakangan ini gue udah kenyang sama berita-berita soal korupsi.

Si anu korupsi, duitnya dikasih ke cewek-cewek, terus ditangkep. Haduh, capek.. Capek liat cewek-cewek para koruptor kok cakep-cakep (#ikiopoooooo). Ya gitu deh.. permasalahan Indonesia ini korupsi di mana-mana.

Adanya KPK, cukup bikin ngeri mereka yang korupsi. Tapi gue pikir, Indonesia perlu sosok yang lebih tegas untuk memberantas korupsi sampe ke akar-akar.

Indonesia butuh pemimpin yang lebih dari santun, lebih dari blusukan, tetapi juga berani mengambil langkah konkrit untuk menindak para koruptor. Indonesia butuh pemimpin yang bisa melindungi KPK.

Kemudian gue melihat sosok Prabowo yang kayak begitu. Mendirikan partai yang tegas dan transparan menentang korupsi, menjadi pribadi yang berkobar-kobar saat bicara, yang mengundang segan dan takut bagi mereka yang punya niat bersenang-senang dari uang rakyat.

Prabowo, sepenglihatan gue, dia nggak punya catatan korupsi. Ada niat korupsi, gue rasa enggak. Gue rasa dia udah kaya. Dan yang gue liat, dia nggak pengen kaya sendirian. Dia juga pengen kita punya penghasilan yang mantap. Itulah kenapa dia mengusung ekonomi kerakyatan.

Dan dari penjelasan dia yang gue liat di youtube, tentang kebocoran uang Negara sampe 1000 triliun, gue melongok. Kok bisa aja dia bikin tim untuk bisa meng-identifikasi kebocoran itu, bahkan dia punya solusi untuk ke depannya gimana bikin maju ekonomi bangsa.

Ya lo cek aja sendiri video di youtube soal 1000 triliun itu.
Soal pihak-pihak asing, ini juga ngaco nih.. Itulah kenapa gue pikir Prabowo pantes jadi presiden, ya untuk menindak-tegas pihak-pihak asing yang punya kepentingan di Negara kita, tapi merugikan kita. Belum lama ini, kita denger soal penyadapan HP presiden dan ibu presiden. Menurut gue, reaksi SBY kurang asoy ah..

Bakal beda gue rasa kalo yang digituin Prabowo.

Lain lagi soal perusahaan-perusahaan asing yang roman-romannya kok seneng ngisi perut mereka pake keringat kita. Lah alam kita yang kaya, kok yang tambah kaya mereka? Nah mereka nggak boleh terus-terusan keenakan begini.

Kita butuh pemimpin yang berani dan tegas mengatur keberadaan mereka di tanah kita, atau bila perlu berani mengusir mereka yang hendak mencuri kekayaan kita.

Berkali-kali Prabowo bilang, dia ingin bersama dengan kita menghendaki bahwa bangsa ini menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat secara ekonomi dan berdaulat secara politik, tidak diinjak-injak, tidak menjadi budak, tidak menjadi kacung bangsa lain.

Apa yang dia bilang ini, tegas banget. Dan menurut gue, ada rasa ketidak-betahan dia pada apa yang terjadi selama ini, di Indonesia. Itulah juga, kenapa gue dukung Prabowo.

Dari ketiga alasan di atas, gue nggak bermaksud untuk teman-teman ikut-ikutan sama pilihan gue. Ya ini dari kacamata gue yang pro-Prabowo.

Teman-teman juga boleh lihat dari kacamata yang kontra Prabowo. Di sini gue cuma pengen mendorong teman-teman, untuk menemukan pilihan sendiri, bukan dari sekadar ikut-ikutan, bukan karena terbuai oleh isu dan sesuatu yang baru cuma katanya-katanya.

Gue bukan orang yang bisa membaca masadepan bangsa, tapi gue punya semangat untuk melihat Indonesia bangkit dan menjadi lebih baik di masadepan.

Mendukung Prabowo adalah salah satu semangat gue.
Ada pun gue mengetahui soal isu yang mengatakan Prabowo terlibat di dalam tragedi penculikan aktivis.

Naaaah… ini ada ngeri-ngerinya gue ngomongin ini. Karena ini isu yang sensitif. Tapi gue harap teman-teman mengerti, bahwa gue hanya bicara sebagai gue apa adanya.

Tidak bermaksud menjelaskan bahwa gue tau betul apa yang terjadi di tahun 1998.
Gini…. Gue baca satu persatu tulisan tentang tuduhan Prabowo di kasus penculikan aktivis, dan pada kenyataan yang gue temukan, tidak ada bukti yang membuktikan Prabowo bersalah.

Buktinya jelas, yaitu Prabowo tidak dipenjara. Soal Prabowo diberhentikan dari jabatan, gue berpendapat bahwa pada waktu itu ada situasi dan kondisi yang tidak gue alami, yaitu situasi dan kondisi politik yang berat dialami oleh Prabowo, yang menyebabkan dia diberhentikan dari jabatannya.

Soal Prabowo ke Yordania, ada yang bilang Prabowo kabur, ada yang bilang Prabowo menenangkan diri dari fitnah, tapi di sini gue cuma bisa berpendapat, situasi dan kondisi pada saat itu adalah situasi dan kondisi yang berat untuk Prabowo, di mana ke Yordania adalah keputusan yang diambil Prabowo.

Gue tidak tahu, karena memang Prabowo belum dihukum sebagai seorang penculik. Tapi yang gue tangkep, dia telah mengambil tanggung jawab sebagaimana posisi dan integritas dia dalam militer.

Secara pribadi, gue berharap bahwa kasus ini dapat terungkap. Gue turut berbelasungkawa terhadap keluarga dan korban penculikan. Kalau memang Prabowo bersalah pada kasus itu, gue harap Prabowo dapat dihukum setimpal sesuai perbuatannya.

Bahkan menurut gue, tidak hanya korban, bahkan Prabowo juga butuh peradilan soal ini. Hanya saja, Prabowo punya integritas diri di dalam kasus ini, dan gue berharap, dia sedang melangkah untuk mencari keadilan itu.

Di sini, gue percaya, bahwa kesimpang-siuran ini bukanlah sesuatu yang dapat dibuktikan seperti membalik telapak tangan.

Berikut link tentang komentar Alm Munir tentang Prabowo: http://youtu.be/0bZsKVZSTRw

Apabila Prabowo menjadi presiden, gue justru berpikir, ini akan bisa mengembalikan kita ke keadilan itu.

Gue membayangkan, kalo misalnya Prabowo jadi presiden, bukankah itu akan menambah-kobarkan semangat kita untuk melawan lupa? Secara dia presiden kita, nongol terus entar di TV dan koran, yang ada kita malah keinget sama kasus itu bukan?

Nah, kalo Prabowo gagal menjadi presiden, bukankah keadilan itu malah akan semakin tenggelam? Apabila Prabowo gagal jadi presiden, maka akan ke mana kasus itu?

Siapa yang dapat mengusut dan menuntaskan keadilan itu? Bukankah justru, ketika Prabowo menjadi presiden, kasus itu akan membuat kita mengingatnya terus, bertanya-tanya terus? Bukankah ketika kita semakin sering melihat Prabowo, kita akan semakin sering menagih keadilan itu?


Maka dari itu gue berpikir, yaitu ketika Prabowo menjadi sorotan Indonesia saat dia sebagai presiden, keadilan itu tidak hanya akan teringat-ingat saja, tetapi semoga bisa terbuka pelan-pelan.
Sekali lagi, gue masih tidak tahu, apakah Prabowo bersalah atau tidak. Ini dari kacamata gue aja sebagai anak bangsa yang bukan orang hebat.

Tetapi entah kenapa gue berpikir, ada kekuatan-kekuatan yang berusaha menenggelamkan Prabowo bersama dengan kasus itu. Supaya kasus itu hanya terus menjadi kesimpang-siuran yang abadi, yang tidak terlupakan, tetapi tidak terungkapkan.

Pikiran gue ini tentu saja mungkin salah, karena gue hanya berpikir. Gue bukan orang yang jenius. Gue tidak melihat apa yang terjadi sebenarnya. Gue hanya berharap yang terbaik untuk kasus ini, dan terbaik untuk Indonesia.

Terlepas dari kasus itu, gue lebih melihat Indonesia ke depan, Indonesia di masadepan. Lupa pada sejarah, itu tidak baik. Tetapi karena sejarah kita tidak maju, itu juga tidak baik.

Maka dari itu, gue lebih concern sama program ke depan, yaitu program yang diusung Prabowo bersama Gerindra. Dari program-program yang ada, konsep-konsep yang dibentuk, kali ini gue memercayakan Prabowo untuk memimpin gue sebagai warga negara Indonesia, dan membawa gue ke kebangkitan Indonesia sebagai macan asia.

Ada banyak pihak tentunya, yang tidak senang apabila Prabowo jadi presiden. Pihak-pihak yang mungkin akan tidak diuntungkan kalo Prabowo jadi presiden.

Ada pula teman-teman yang takut kalo Prabowo jadi presiden. Tapi selain teman-teman, yang jelas negara-negara asing juga banyak yang kurang srek kalo Prabowo jadi presiden Indonesia.

Ya, kita lihat aja nanti, siapa yang jadi presiden Indonesia untuk periode 2014-2019. Kalo gue sih, maunya Prabowo. Tapi kalo bukan Prabowo, ya gue tetap berdoa untuk siapapun dia yang terpilih sebagai presiden Indonesia, supaya dia bisa membawa Indonesia bangkit.

Kini, masadepan Indonesia ada di tangan rakyatnya yang memilih. Gue sebagai warga Negara Indonesia, udah tau siapa yang gue pilih. Kalo lo? :) – Read on Path.

At Vien’s Selat Segar & Sup Matahari 😋😋😋RAMENYAH😋😋😋 – at Vien’s Selat Segar & Sup Matahari with 🐬 iNtan – See on Path.

At Vien’s Selat Segar & Sup Matahari

😋😋😋RAMENYAH😋😋😋 – at Vien’s Selat Segar & Sup Matahari with 🐬 iNtan – See on Path.

Minuman ud Matching sama Kuteks na #SocialMax with 🐬 iNtan at KFC – View on Path.
Positive Thinking 2014 oii 2014.! 😛 #SocialMax Uppss with 🐬 iNtan – View on Path.
Lontarkan kata dg Lembut dari mulut, agar mudah untuk menelan Ludah #SocialMax with Darma – View on Path.
Katy Perry VS Nike Ardilla 😳😳😳😳😳😳😳😳😳😳 with 👸 windi🎈 and Iva – View on Path.
Ripet.! with 👸 windi🎈 and Muty – View on Path.
Cara Instan buat Cowo cowo yg Mau punya Perut berPax Pax.! 6-8 Pack.! gaa Ada 5 menit nih.! with 👸 windi🎈 – View on Path.
Pilih Caleg Nomer. . Aa Gw 😘😘😘😘Cium semuanya klo ini Calegnya, LOL with 👸 windi🎈, Rinduwati D, and nela anisa – View on Path.
Thought via Path Gw Visit Visit PATH duyu yaak, Maaf baru ngepat, Syibuknyah mikirin Negara, Gaa Makmur Makmur.! 😁😂😁 Taunya ada yg UN-SHARED wakakak, Malah beneran Gw bisa Approve Temen tanpa UnShare 👍🙏 with 👸 windi🎈 – Read on Path.

Thought via Path

Gw Visit Visit PATH duyu yaak, Maaf baru ngepat, Syibuknyah mikirin Negara, Gaa Makmur Makmur.! 😁😂😁

Taunya ada yg UN-SHARED wakakak, Malah beneran Gw bisa Approve Temen tanpa UnShare 👍🙏 with 👸 windi🎈 – Read on Path.

Klo ini Edisi Nyelupin Tinta yg ZONK bingid 😂😂😛😛 with 👸 windi🎈 – View on Path.
Semangat Bingid yg Nyelupin TINTA PEMILU demi Diskonan^^ LOL 😂 with Yadhi – View on Path.
Aku Ra Po Po @juliaperrez 😂 with 👸 windi🎈 and Lily – View on Path.